Merajut Mimpi
Ketika Malam Tung Widut Purnama lama tak jumpa Berdiam dalam peraduan berselimut mendung Hujan yang menghela tak jua mampu menyibak Kelabu bertambah malam Pekat terasa Denting air di genting rumah Terus tak terjeda dalam nyenyak Melelapkan bantal yang kian jauh bermimpi Tidak jua berkhayal tetang hari esok Burung malam menyelinap antara dedaunan Kemelontang buah jatuh dianggap mantra menyeteru Sunyi hening tak bersahut Menggelepar pergi Fthttps://m. kumparan.com/ Sementara Tung Widut Langit bersisik awan Biru membentang Memancarkan keindahan Tat kala petir secara tiba-tiba Semua jadi gelap diambang kelabu Tak hanya rasa malu dan ngilu Sesak dengan tetesan berjuta bulir Terhempas di tebing berbatu Tak sekali Kini datang lagi badai air Memporandakan kesetiaan yang terjaga keheranan Rahwana berubah menjadi anoman Animan pun hengkag dari cerita membuat bimbang Negara Putih Tung Widut Berita dari jauh Tetang negara kincir angin yang d...

Komentar
Posting Komentar