Postingan

Kesenian Ketoprak sebagai Wujud Cinta

Gambar
  Kesenian Ketoprak sebagai Wujud Cinta Tung Widut Ketoprak merupakan salah satu kesenian daerah berupa drama. Pernah merajai dunia hiburan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Tengah sebagai daerah asalnya dan sebagian wilayah Jawa Timur. Tahun 1990-an, kesenian tradisional ini menjadi salah satu hiburan yang paling digemari dan dinantikan kehadirannya oleh masyarakat luas. Di masa di mana teknologi dan media sosial belum berkembang seperti sekarang, ketoprak menjadi pilihan utama untuk mengisi waktu luang, mengumpulkan warga, dan menyampaikan berbagai pesan kehidupan melalui alur cerita yang menarik. Di masa kejayaannya, ketoprak bukan hanya sekadar hiburan semata, tetapi juga menjadi mata pencaharian yang menjanjikan. Bahkan, grup ketoprak ternama seperti Siswa Budoyo mampu membayar para pemainnya dengan gaji yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan pegawai negeri pada masa itu. Para pemainnya dapat mengandalkan keahlian bermain peran mereka untuk memenuhi kebutuhan ...

Merintis Kembali Kesenian Ketoprak di Tengah Gempuran Zaman

Gambar
  Merintis Kembali Kesenian Ketoprak di Tengah Gempuran Zaman Tung Widut Ketoprak, kesenian tradisional yang dulunya menjadi primadona hiburan masyarakat luas, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur, kini perlahan mulai tergerus zaman. Hadirnya media sosial seperti YouTube mengubah cara orang mencari hiburan, sehingga kesenian ini perlahan hilang dan hanya menyisakan sedikit kelompok yang masih bertahan serta aktif tampil hingga hari ini. Bagi mereka yang pernah hidup di masa kejayaannya, nama Ketoprak Siswa Budoyo tentu tak asing lagi. Pada tahun 1990-an, grup ini menjadi yang terbesar dan diakui sebagai kiblat dunia ketoprak. Nama besarnya menginspirasi berdirinya banyak grup ketoprak lain di Jawa Tengah maupun Jawa Timur. Saat itu, Siswa Budoyo dikenal sebagai grup paling modern. Mereka sudah menggunakan teknologi pencahayaan yang canggih dan memadukan gerakan seni bela diri atau silat dalam adegan peperangan, sehingga penampilannya terlihat megah dan dinamis. Setiap m...

Cikar Transportasi Lawas yang Menghiasi Pagi Blitar

Gambar
Cikar Transportasi Lawas yang Menghiasi Pagi Blitar Tung Widut Sumber gambar : Dola Ai Pagi ini, matahari terbit dengan sangat cerah. Sejak pukul 06.00, hangatnya sinar sudah terasa menyapa, sementara jalanan mulai ramai oleh hiruk-pikuk kendaraan. Namun, pemandangan yang paling mencolok adalah deretan ibu-ibu yang setia mengantar anak-anak mereka bersekolah. Di tengah kesibukan pagi itu, ada sesuatu yang berbeda dan menjadi pusat perhatian para anak-anak. Sebuah alat transportasi zaman dahulu hadir di tengah mereka, memancarkan pesona sejarah yang jarang terlihat lagi. Di Blitar dan sekitarnya, alat itu dikenal dengan nama Cikar. Sontak, wajah-wajah polos anak-anak itu berubah menjadi penuh keheranan. Mereka saling berbisik dan berbincang dengan ibunya sambil menunjuk ke arah cikar. Rasa kagum bercampur senyum lebar terpancar di wajah mereka, memandang kendaraan unik itu hingga perlahan menghilang di kejauhan. Bagi yang belum tahu, cikar semacam gerobak besar yang ditarik ...

What's Turonggo Seto

Gambar
  What's Turonggo Seto Tung Widut  Menutup bulan Agustus desa Kolomayan dengan pagelaran ketoprak. Pagelaran ini merupakan penutup serangkaian acara selama tiga hari. Hari pertama  pembukaan  bazar dengan parade sholawat.  Malam kedua  pagung gembira. Minggu  pagi tanggal 31 Agustus 2025  mulai pagi jalan sehat keliling desa.  Sore  diawali dengan  tari dan campursari.  Diakhiri  ketoprak.  Ketoprak ini persembahan gabungan sanggar KRIDO MANUNGGAL pimpinan Ki Sukro Bawono dengan kelompok tani  Barokah Rahayu Kolomayan .  Malam ini   ketoprak kelompok tani  membawakan lakon Dewi Songgo Langit.  Cerita tentang Dewi Songgolangit  yang mengadakan sayembara.  Dia akan bersedia menikah jika  permintaan Turonggo Seto dipenuhi.  Turonggo Seto sebuah tarian yang  melambangkan kuda, dibawakan oleh 17 penari laki-laki, terdiri dari satu panglima dan 16 prajurit. Tarian ini di wil...

Tersesat di Dunia Gen Z

Gambar
  Tersesat di Dunia Gen Z  (Resensi) Tung Widut   Ayah, Ini Arahnya ke Mana, ya? (Bookpaper) Detail Buku PENULIS : Khoirul Trian PENERBIT : Gradien Mediatama IMPRINT : Gradien Mediatama HARGA : Rp. 79.000 TERBIT : Oktober 2024 RATING : 15+ ISI : 164 Halaman, Bookpaper, BW UKURAN : 13x19 cm TIPE PRODUK : Self Improvement BINDING : Indonesia     Sore itu ada Japri dari seorang teman  untuk membuka  sebuah grup menulis.  Ternyata ada Link sebuah  unggahan dari Instagram Bank Indonesia Kediri. Dalam link tersebut ada  acara bedah buku yang diselenggarakan dalam rangka hari ulang tahun Bank Indonesia Kediri.  Akhirnya enam   orang emak-emak dengan semangat mendaftarkan diri, masuklah ke grup WA acara.. Malam sebelum acara diadakan,  enam orang sudah merasakan kalau dalam grup WA tersebut rata-rata  gen Z. Akhirnya enam emak-emak  duduk di bangku deret nomor dua dari depan di hotel Lotus Kediri untuk mengikuti kegiatan...

Dalang Penguasa Mutlak pada Seni Wayang

Gambar
  Dalang Penguasa Mutlak pada  Seni Wayang Kulit  Tung Widut  Wayang Kulit akhir-akhir ini menjadi semakin terkenal. Dahulu hanya orang usia tua yang menyukai wayang kulit. Dijaman yang serba on line penggemar sudah mulai merambat ke segala usia. Apalagi pelaku seni wayang, anak muda yang mempunyai kemampuan yang luar biasa di bidangnya. Seniman wayang sekarang banyak menyandang gelar sarjana seni atau sarjana lain.  Pertunjukan wayang terdiri dari beberapa unsur bila dilihat saat di panggung.   Ada cerita, dalang, gamelan dan sinden.  Dalang merupakan pemimpin  pertujukan wayang. Seorang dalang harus mampu memimpin semua  pertunjukan, seperti para pemain wayang, musik, dan tari. Mampu menciptakan cerita yang ditampilkan dalam pertunjukan. Mampu menjadi menyampaikan dialog antar tokoh wayang.Memimpin alunan musik serta memberikan efek suara pendukung selama pertunjukan wayang. Harus juga mampu menghidupkan panggung. Dalang sekarang harus pe...

Panggung

  Dunia Masa Kecilku (Panggung) Tung Widut  Ketika melihat panggung  Rasa senang tak terkira  Akan ada keramaian  Lampu mulai menyala  Panggung kelihatan indah Berlarian mengitarinya  Melihat' gerak gerik di atas  Panggung mulai berbunyi  Berdiri di depan menegang bibir panggung  Musik semakin menderu Penonton makin mbeku Terkesima setiap penampilan Ngantuk pun tiba Entah sampai dimana  Pagi membanggakan ku di atas kasur  Rupanya panggung hanya awal dari tidur 17072024