Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Riasan Dagelan pada Ketoprak

Gambar
 Riasan Dagelan pada Ketoprak     Riasan tokoh dagelan atau pelawak dalam ketoprak pada dasarnya berfungsi membedakan perannya dari tokoh-tokoh lainnya. Riasan ini sengaja dibuat lebih mencolok dan khas, agar sejak pertama kali tampil langsung menarik perhatian penonton sekaligus menimbulkan senyum dan tawa — kelucuannya sudah tercipta dari penampilan wajahnya sendiri.   Biasanya pelawak menggunakan bedak putih yang tebal merata di seluruh wajah; alis digambar melengkung, kadang kiri dan kanan tidak sama atau bergelombang, menjadi ciri khas pribadi yang tak tertukar. Garis mata dibuat tebal agar terkesan riang, kedua pipi serta ujung hidung diwarnai merah yang menyala, dan kerap ditambahkan garis-garis atau bintik hitam di dahi, pipi, maupun hidung. Bibir dihias merah tebal, bisa tiga kali lebih lebar dari aslinya atau dibentuk miring; bahkan ada yang menggambar bagian gigi yang hilang agar tampak ompong dan makin jenaka. Bagi tokoh laki-laki, biasanya dipasang kumi...

Suntana Sore

Gambar
 Suntana Sore Sore itu, Suntana dan Wijaya menyapa matahari yang mulai tenggelam. Terlihat di layar ponselnya, pukul empat lewat lima menit. Ia pun bergegas menyiapkan segala perlengkapan untuk membersihkan AC. Kali ini ia benar-benar menepati janjinya kepada Widya untuk merawat AC di rumahnya. Senyum tipis tersungging di bibirnya saat membayangkan uang tambahan itu, meski tak seberapa, akan sangat berguna baginya. Dengan meminjam peralatan yang tersedia di tempat kerja, mereka berangkat dengan penuh semangat menuju rumah Bu Widya.   "OTW, Bu." — pesannya terkirim lewat WhatsApp.   Di sepanjang jalan, ia berkali-kali melirik layar ponsel yang digenggam erat. Belum ada balasan dari Bu Widya. Namun ia tak berkecil hati, optimisme tetap menyala di hatinya. Pasti Bu Widya sedang sibuk saja, pikirnya. Ia melangkah mantap, terus melaju menuju alamat yang dituju. Benar saja, tak sia-sia perjalanan mereka. Sesampainya di rumah Bu Widya, pemilik rumah sudah menunggu di teras, mesk...

Pagar Hijau yang Menyejukkan Sekaligus Menyehatkan

Gambar
  Pagar Hijau yang Menyejukkan Sekaligus Menyehatkan   Tinggal di desa, kerap kita menjumpai pagar yang menghijau, ditata apik dan rapi. Pagar ini biasanya tumbuh subur di bagian depan maupun samping rumah yang mendapat cukup sinar matahari. Itulah tanaman beluntas — bukan sekadar pagar biasa, melainkan tanaman yang memiliki manfaat ganda.   Daunnya yang hijau lebat mudah dipangkas dan dibentuk rapi, sehingga selain berfungsi sebagai pembatas halaman, beluntas juga menghiasi rumah dengan tampilan yang estetis serta memberikan keteduhan yang maksimal. Rimbunnya daun membuat suasana terasa sejuk dan segar.   Secara ilmiah bernama Pluchea indica, beluntas memiliki bentuk daun yang agak kasar — berbentuk lonjong, tepinya bergerigi, dan berambut halus. Semakin tua, permukaannya terasa makin kasar jika disentuh. Aromanya khas, segar, sekaligus sedikit menyengat. Rasanya agak pahit, namun di balik kepahitan itu tersimpan kandungan yang luar biasa. Para ahli menyebutkan bahw...

Disbudpar Kabupaten Blitar Dukung Penuh Pementasan Ketoprak Kridho Manunggal dan Kafe Saljuri

Gambar
 Disbudpar Kabupaten Blitar Dukung Penuh Pementasan Ketoprak Kridho Manunggal dan Kafe Saljuri   Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar memberikan dukungan penuh kepada kafe Saljuri serta Kelompok Seni Ketoprak Kridho Manunggal. Tepat pada Sabtu, 19 September 2026, Kelompok Seni Ketoprak Kridho Manunggal menggelar pementasan di Kafe Saljuri, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, dengan mengangkat lakon berjudul Ronggolawe Balelo.   Judul ini dipilih bukan tanpa makna — tersirat pesan-pesan penting yang ingin disampaikan kelompok kesenian Kridho Manunggal menyikapi dinamika yang terjadi di tengah masyarakat, termasuk fenomena yang sedang viral, namun menyentuh lebih dalam. Lebih sekadar kritik sosial, pementasan ini menekankan pada pelestarian budaya ketoprak yang kini mulai langka dan semakin dilupakan. Ketoprak merupakan kesenian yang utuh dan kompleks — perpaduan teater, musik, tata rias, tata cahaya, dan seni suara yang tak dapat diwuj...

Kelas XII Tak Lancar Membaca

Gambar
  Kelas XII Tak Lancar Membaca Masyarakat umum tentu akan tercengang mendengar kabar ini: siswa yang duduk di bangku kelas dua belas ternyata belum lancar membaca. Fenomena ini bukan sekadar keluhan yang muncul begitu saja, bukan pula karangan pihak-pihak di dunia pendidikan semata — melainkan kenyataan yang sungguh-sungguh ditemui di lapangan.   Fakta ini memang bertolak belakang dengan gambaran kemajuan perekonomian serta berita-berita tentang berkembangnya pendidikan di Indonesia. Kementerian Pendidikan pun pernah mengemukakan hal serupa: sekitar 75 persen remaja berusia lima belas tahun di Indonesia belum mampu membaca secara lancar, terutama ketika dihadapkan pada teks-teks yang panjang. Menemukan permasalahan ini, kita tak boleh serta-merta menyalahkan satu pihak atau pihak lain. Penyebab para siswa belum lancar membaca berakar dari berbagai hal. Ketika mereka duduk di bangku Sekolah Dasar — masa yang seharusnya menjadi fondasi untuk mengasah kemampuan membaca — justru d...

LAMPU LED HOREG: Cahaya Mengikuti Irama, Menjadi Jiwa Pawai Sound

Gambar
  LAMPU LED HOREG: Cahaya Mengikuti Irama, Menjadi Jiwa Pawai Sound   Fenomena pawai sound horeg atau cek sound yang marak berlangsung sejak bulan Agustus hingga September ini berkembang pesat. Jika dahulu acara ini hanya berfokus pada kekuatan dentuman bass yang menggelegar, kini sajian visual turut menjadi daya tarik utama berkat kehadiran lampu LED. Dipasang pada truk pengangkut sistem suara, lampu LED warna-warni atau RGB ini menyala dan berkedip dengan presisi, mengikuti setiap hentakan bass serta ritme musik yang diputar.   Tren penggunaan lampu LED RGB ini tidak hanya berhenti di jalanan saat karnaval. Harganya yang bervariasi—mulai dari seratus ribuan hingga ratusan ribu rupiah—membuat teknologi pencahayaan ini makin terjangkau, sehingga dimanfaatkan pula untuk berbagai kebutuhan lain: mulai dari dekorasi panggung kecil, pemanis interior kamar, hingga dipasang pada miniatur truk mainan yang dilengkapi pengeras suara Bluetooth.   Kelebihan lampu LED ini sunggu...

Bahasa yang Digunakan dalam Seni Pertunjukan Ketoprak

Gambar
 Bahasa yang Digunakan dalam Seni Pertunjukan Ketoprak Bahasa yang digunakan dalam ketoprak dibagi menjadi tiga jenis, yaitu bahasa Jawa halus, bahasa Jawa madya, dan bahasa Jawa ngoko.   Bahasa Jawa halus digunakan oleh tokoh bangsawan seperti raja, maupun tokoh yang dihormati, atau saat berbicara kepada orang yang lebih tua dan dijunjung tinggi. Penggunaannya bertujuan menggambarkan keagungan, menunjukkan kedudukan yang tinggi, serta menumbuhkan adab dan kesopanan terhadap mereka yang memiliki derajat lebih tinggi.   Sementara itu, bahasa Jawa madya adalah bahasa bertingkat menengah. Bahasa ini dipakai untuk percakapan antartokoh yang derajat maupun hubungannya setara atau biasa saja.   Adapun bahasa Jawa ngoko merupakan bahasa yang sifatnya santai dan akrab. Biasanya digunakan oleh tokoh rakyat jelata, abdi dalem yang berbicara dengan sesamanya, maupun tokoh pelawak. Bahasa ini juga muncul saat suasana terasa akrab dan santai. Penggunaan bahasa ngoko menandakan ba...

Ketoprak di Era Digital: Menyesuaikan Tanpa Menghilangkan Jati Diri

Gambar
 Ketoprak di Era Digital: Menyesuaikan Tanpa Menghilangkan Jati Diri   Di zaman yang serba cepat ini, kebiasaan masyarakat dalam menikmati hiburan telah berubah drastis. Hampir semua orang kini terbiasa menyelami dunia media sosial, cukup dengan menggeser layar ponsel berulang kali. Tren yang paling digemari adalah konten berupa video pendek atau reels, yang menyajikan segala sesuatu secara ringkas, padat, dan cepat selesai. Kebiasaan ini perlahan namun pasti membentuk selera penonton, termasuk saat mereka menyaksikan pertunjukan seni tradisional seperti ketoprak.   Dahulu kala, ketoprak identik dengan cerita yang panjang berliku, dialog yang bertele-tele, serta bahasa yang indah dan runtut layaknya tutur klasik zaman dahulu. Penonton rela duduk berjam-jam mengikuti alur yang perlahan terurai. Namun di masa kini, pola seperti itu mulai sulit dipertahankan. Penonton zaman sekarang cenderung lebih menyukai penyajian yang langsung pada inti, dialog yang singkat, serta pergan...

Memeriahkan Agustusan: Momen Menggali Bakat Sejak Dini

Gambar
  Memeriahkan Agustusan: Momen Menggali Bakat Sejak Dini Bulan Agustus tahun 2026 menjadi momen kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Di saat semangat kemerdekaan berkobar, kita padukan pula dengan semangat mengisi kemerdekaan lewat perayaan yang meriah. Dalam rangkaian acara ini, diadakanlah Panggung Gembira yang diikuti oleh anak-anak—mereka yang kelak di tahun 2045 akan menjadi generasi emas Indonesia, menjadi ujung tombak keberhasilan bangsa.   Kegiatan ini menyasar anak-anak sejak dini, mulai dari tingkat TK hingga SD. Di Panggung Gembira itu, mereka menampilkan karya seni seperti menyanyi, menari, membaca puisi, serta pertunjukan seni tradisional sesuai dengan kemampuan dan hobi masing-masing. Lewat penampilan ini, bakat asli mereka terlihat jelas: tercermin dari kepercayaan diri, gerak-gerik, dan suara yang mereka bawakan.   Yang paling penting, setelah panggung ini selesai, mari kita bersama-sama membimbing dan mengarahkan mereka yang memiliki jiwa seni untuk terus ak...

Semarak 8 Agustus 2026 di Alun-alun Kota Tulungagung

Gambar
 Semarak 8 Agustus 2026 di Alun-alun Kota Tulungagung Tung Widut   Pada tanggal 8 Agustus 2026, digelar pentas seni yang meriah di Alun-alun Kota Tulungagung, kota tercinta kita. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari acara senam massal yang diikuti oleh 250 ibu-ibu paguyuban yang rutin berolahraga setiap hari Sabtu dan Minggu di sekitar kawasan alun-alun.   Suasana semakin hidup dengan berbagai penampilan tarian dan nyanyian dari MIN 4 Tulungagung serta MIN 4 Tululuagung yang membawakan beragam jenis lagu. Selanjutnya, giliran siswa dari Sanggar Aww dan SDN Kampung Dalam 7 yang tampil dengan penuh semangat. Antusiasme terlihat jelas dari para siswa sekolah dasar yang hadir untuk menyaksikan penampilan teman-teman mereka.   Tak kalah menarik, pembawa acara mengajak hadirin secara spontan untuk mengikuti tantangan dan perlombaan seru, seperti lomba kelereng, makan biskuit, estafet, serta berbagai lomba lainnya yang membuat suasana semakin ramai. Acara yang berlangsung...

Ekspresi Penonton Ketoprak Saat Menonton Cerita

Gambar
 Ekspresi Penonton Ketoprak Saat Menonton Cerita   Sebuah pertunjukan ketoprak selalu membawakan cerita yang utuh, di dalamnya tersusun alur yang menghadirkan beragam suasana mulai dari yang lucu, sedih, mengharukan, hingga menegangkan. Setiap pergantian suasana itu seketika tercermin pada wajah dan sikap para penonton, menjadikan tontonan ini bukan sekadar hiburan, melainkan pengalaman yang dirasakan bersama.   Ketika adegan lucu dimainkan, penonton pun tertawa lepas. Ada yang sampai terpingkal-pingkal, bahkan bersorak-sorai setiap kali muncul celetukan atau dialog yang memancing tawa dan mengundang reaksi mereka. Tak jarang terlihat penonton saling berpandangan, lalu berbisik-bisik dan berbicara dengan orang di sebelahnya—walaupun sebelumnya mereka tidak saling kenal. Di sinilah terjalin hubungan emosional yang hangat: karena masing-masing menangkap pesan yang sama, perasaan yang sama pun tumbuh, menyatukan mereka dalam kegembiraan yang lahir dari humor dalam ketoprak. ...

Inovasi Pelaksanaan Try Out SMK Negeri 2 Tulungagung: Serentak di Aula dengan Sistem Gelombang

Gambar
 Inovasi Pelaksanaan Try Out SMK Negeri 2 Tulungagung: Serentak di Aula dengan Sistem Gelombang Tung Widut Mulai tanggal 4 Agustus 2026, SMK Negeri 2 Tulungagung mencoba hal baru dalam pelaksanaan ujian coba, yang berbeda dari cara-cara yang biasa dilakukan sebelumnya. Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu dilaksanakan secara serentak di dalam aula sekolah, dengan melibatkan sebanyak 2.500 peserta yang kemudian dibagi menjadi tiga gelombang pelaksanaan. Pada gelombang pertama, enam kelas ditempatkan bersama di satu ruang aula, dengan susunan tempat duduk yang disusun per baris menurut jurusan masing-masing.   Penyelenggaraan ujian coba bersama di dalam satu ruangan aula ini ternyata memberikan dampak yang sangat baik. Peserta terlihat lebih tertib dalam mengerjakan soal, karena ada enam orang pengawas—empat orang dari panitia tim pelaksana atau pengawas teknis, serta lima orang panitia yang berada di dalam ruangan tersebut. Keadaan ini juga didukung oleh kesadaran para pes...

Penyisipan Gerak Modern ke dalam Tari Tradisional

Gambar
 Penyisipan Gerak Modern ke dalam Tari Tradisional   Kesenian tradisional kini perlahan kembali digemari oleh masyarakat luas. Berbeda dengan masa tahun sembilan puluhan, ketika kesenian ini sempat meredup hingga nyaris terlupakan—seakan mati suri: masih ada cerita dan pelakunya, namun tak pernah tampil lagi, baik itu wayang orang, ludruk, ketoprak, maupun tarian sederhana seperti uyon-uyon dan lainnya. Kini, gelagat yang berbeda mulai terlihat: bermunculan tarian-tarian baru yang gerakannya disesuaikan dengan irama kehidupan, gaya hidup, serta selera masa kini. Contohnya tari Marak Sutra yang sejak awal tampil lincah, memikat, dan indah dengan busana yang selaras tema, kini disisipi pula gerakan seperti pargoy atau goyang itik. Hal ini terbukti mampu menarik minat generasi muda untuk kembali mengenal dan mempelajari tarian tradisional. Langkah ini tentu saja sah-sah saja; seni tari tradisi memang harus terus berkembang seiring berjalannya waktu, namun tanpa melupakan nilai-ni...

Pentingnya Tata Panggung dalam Gladi Bersih

Gambar
 Pentingnya Tata Panggung dalam Gladi Bersih Tung Widut   Tata panggung memegang peranan yang sangat vital dalam setiap pementasan tari, sehingga rancangannya perlu diketahui secara menyeluruh oleh seluruh pemain, pelatih, maupun penata tari. Seorang penata tari tentu menginginkan terciptanya kesatuan yang utuh antara tema, gerak, dan latar belakang yang saling mendukung tarian yang dibawakan.   Apabila dalam satu panggung akan ditampilkan beberapa tarian sekaligus, maka biasanya dipilih latar belakang yang bersifat netral. Namun, hal ini kini dapat diatasi dengan kemajuan teknologi, seperti penggunaan videotron yang mampu menampilkan latar belakang yang sesuai dengan tema masing-masing tarian. Meskipun demikian, tidak jarang videotron hanya digunakan untuk menampilkan judul pertunjukan saja, sehingga latar panggung tetap disusun secara umum atau natural.   Selain latar belakang, susunan trap atau pijakan yang digunakan oleh penari pun harus diperhitungkan dengan mat...

Puspitarum Gebrak Kafe Saljuri: Harmoni Kuliner dan Karawitan

Gambar
 Puspitarum Gebrak Kafe Saljuri: Harmoni Kuliner dan Karawitan   Pada tanggal dua puluh lima Juni dua ribu dua puluh enam, Kafe Saljuri yang terletak di wilayah Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, mendadak menjadi pusat perhatian. Kelompok karawitan Sanggar Seni Puspitorum dari Kolomayan tampil menghibur para pengunjung dalam sebuah pertunjukan istimewa. Kelompok yang terdiri dari para pemuda hingga orang dewasa yang memiliki kecintaan mendalam terhadap seni tradisi ini tampil memukau, melantunkan tembang-tembang khas Jawa seperti Blitar, Kawentar, Gugur, dan Gunung Ninggal Katresnan. Tak hanya itu, hadir pula penampilan tari Gambyong yang dibawakan oleh anggota Puspitorum, serta kehadiran sinden cantik Dinda, Vela dan Nduk Nova sinden lokal ternama yang suaranya begitu merdu. Didukung pula oleh Pak Argo.   Kafe yang baru berdiri di pertengahan tahun dua ribu enam ini menjalin kerja sama dengan kelompok tersebut karena memiliki visi yang sama: memajukan wisata k...

Suasana di Balik Persiapan Uji Kompetensi Sanggar Tari Kembang Sore

Gambar
 Suasana di Balik Persiapan Uji Kompetensi Sanggar Tari Kembang Sore Tung Widut   Pukul delapan pagi, tanggal dua puluh lima Juli dua ribu dua puluh enam, area parkir PIP Bung Karno sudah tampak ramai. Ratusan siswa yang akan mengikuti uji kompetensi Sanggar Tari Kembang Sore mulai berdatangan, bergegas menuju pendopo depan yang diselimuti kain hitam—sebentar lagi tempat itu akan berubah menjadi ruang rias yang sibuk.   Antrean tampak panjang; dua ratus tujuh puluh lima siswa berjubah berbaris tertib, menunggu giliran untuk merias wajah, menata tenggul, hingga mengenakan busana pertunjukan dengan rapi. Mulai dari tingkatan Pra-Dasar I, Pra-Dasar II, Dasar I, Dasar II, hingga tingkatan Magang dan Pelatih, semuanya bersiap sebaik mungkin. Acara ini merupakan uji kompetensi tahunan yang diselenggarakan sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi bagi seluruh peserta didik Sanggar Tari Kembang Sore Cabang Blitar.   Salah satu sesi yang paling banyak diminati dan selalu d...

Semangat Menuju Uji Kompetensi Sanggar Kembang Sore Cabang Blitar

Gambar
 Semangat Menuju Uji Kompetensi Sanggar Kembang Sore Cabang Blitar Tung Widut   Hari ini, Jumat, 24 Juli 2026, suasana penuh semangat terasa begitu kental saat gladi bersih digelar di PPIP Kota Blitar, sebagai persiapan matang menuju uji kompetensi Sanggar Kembang Sore Cabang Blitar. Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan ini akan diikuti oleh seluruh siswa yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari kelompok Kota Blitar yang berlatih di PPIP, kelompok Ponggok yang berlatih di Kantor Desa Ponggok, kelompok Wonodadi yang berlatih di Kantor Korwil Dinas Pendidikan Wonodadi, hingga kelompok Udanawu yang berlatih di Kantor Desa Mangunan Udanawu.   Sebanyak sekitar 500 siswa dari jenjang TK/PAUD hingga usia SMA turut berpartisipasi, yang dikelompokkan berdasarkan tingkatan kemampuan mulai dari Pradasar 1, Pradasar 2, Dasar 1, Dasar 2, tingkatan Magang, hingga tingkatan Pelatih. Nantinya, acara ini juga akan semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu dari Sangga...

Materi Bimtek Day 3

Gambar
 Materi pak Saiful Hari ini day  3  Bimtek kepenulisn. Mendapat materi tentang isay dari pak Saiful, seorang penulis  sekaligus dosen UIN Tulungagung.  APA ITU ESAI?   Esai adalah tulisan prosa yang memaparkan gagasan, sudut pandang, atau argumen penulis secara personal terhadap suatu persoalan — ditulis bebas namun tetap runtut dan logis.   "Esai yang baik bukan yang paling banyak kata, melainkan yang paling jelas gagasannya."   Ciri Utama Esai Media Massa (Opini/Tulisan):   - Mengangkat isu yang sedang relevan/aktual - Menawarkan sudut pandang atau solusi baru - Ditulis untuk pembaca umum, bukan akademis - Panjang teks: umumnya 600–900 kata   Karakteristik Esai:   01. Subjektif namun beralasan Menyampaikan sudut pandang pribadi, namun didukung fakta dan bukti.   02. Reflektif Lahir dari pemikiran mendalam atau renungan penulis.   03. Argumentatif Penyampaian yang jelas dan disertai pembuktian.   04. Ringkas & Pa...

FYP Darboy

 FYP Darboy Tung Widut "Darboy adalah geng anak muda yang kini mampu menggebrak penonton di seluruh Indonesia, bahkan hingga kancah internasional. Mereka membawakan lagu-lagu campursari lawas dengan memadukan irama Jawa, musik gamelan, dan dangdut: menciptakan gaya pop Jawa yang terasa lebih nikmat. Kombinasi yang unik dan kekompakan yang luar biasa menjadi gebrakan khas mereka, disertai melodi serta lirik campursari yang hangat di telinga. Mereka mengusung irama yang sederhana, namun disisipi ketukan kendang yang asyik dan alunan suling yang syahdu. "Kali ini Ndarboy Genk kembali menggebrak panggung megah di seluruh Indonesia lewat lagu 'Liwung'. Lagu ini ternyata sangat nikmat didengar dan langsung menuai respon positif dari para penggemar. Penonton pun dengan penuh semangat mengikuti gerakan yang diarahkan vokalis. Tak hanya itu, wajah-wajah tampan para anggota yang berpenampilan sangat rapi kini bertebaran di media sosial, membawa nama harum berkat deretan prestas...

PERANGAN PADA KETOPRAK

Gambar
 PERANGAN PADA KETOPRAK  Tung Widut  Peperangan dalam ketoprak merupakan adegan yang menggambarkan pertempuran atau pertarungan fisik antar tokoh dalam cerita. Biasanya, adegan ini diawali dengan pertarungan antar prajurit atau pasukan terlebih dahulu; apabila kedua pasukan tersebut sudah dikalahkan, barulah tokoh utama akan saling berhadapan dan berperang satu sama lain. Di samping berfungsi sebagai hiburan, adegan ini memiliki makna mendalam, yaitu menyampaikan pesan tentang nilai kebenaran melawan kejahatan, keberanian, kesetiaan, serta gambaran tentang ambisi menguasai wilayah dan perselisihan yang terjadi. Ada pesan simbolis yang selalu ditonjolkan: kebenaran pada akhirnya akan selalu menang, sedangkan kejahatan pasti akan mengalami kekalahan.   Secara peran dalam cerita, peperangan menjadi puncak dari suatu konflik, sekaligus sarana untuk memperlihatkan kekuatan, keberanian, dan strategi yang dimiliki para tokoh. Momen ini menjadi penentu kemenangan atau kekala...

PENTINGNYA MODUL AJAR

Gambar
  Materi Workshop 2026  PENTINGNYA MODUL AJAR  Tung Widut Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu indikator kemampuan peserta didik.   Banyak siswa masih mengalami kesulitan memahami soal berbasis literasi dan numerasi.   Modul ajar yang terstruktur dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.   Guru memerlukan perangkat ajar yang sesuai dengan karakteristik TKA dan Budaya SMK. TAHAPAN PERMASALAHAN    ✅ Tanah – Masalah Eksternal Masalah yang berada di luar lingkungan/komunitas, namun turut menjadi penyebab munculnya masalah.   ✅ Akar – Penyebab / Masalah Inti Faktor asal atau akar masalah yang mendasar; hal‑hal yang menimbulkan masalah utama pada batang.   ✅ Batang – Masalah Utama Gambaran jelas dari masalah pusat atau inti yang sedang diteliti dan diselesaikan.   ✅ Cabang – Masalah Akibat Masalah‑masalah yang muncul sebagai dampak langsung dari masalah utama (batang).   ✅ Daun – Masalah Akib...