Sastra, pendidikan yang digeluti orang setiap hari. akan mengukir hidup dalam karya.
Bias Rindu
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
-
Bias Rindu
Tung Widut
Menunggu
Dalam sepi
Sendiri
Rindu datang
Hanya rembulan
Mebiaskan cahaya
Menyamarkan rindu
Ketika tak mampu
Air mata
Doa sebagai akhir
What's Turonggo Seto Tung Widut Menutup bulan Agustus desa Kolomayan dengan pagelaran ketoprak. Pagelaran ini merupakan penutup serangkaian acara selama tiga hari. Hari pertama pembukaan bazar dengan parade sholawat. Malam kedua pagung gembira. Minggu pagi tanggal 31 Agustus 2025 mulai pagi jalan sehat keliling desa. Sore diawali dengan tari dan campursari. Diakhiri ketoprak. Ketoprak ini persembahan gabungan sanggar KRIDO MANUNGGAL pimpinan Ki Sukro Bawono dengan kelompok tani Barokah Rahayu Kolomayan . Malam ini ketoprak kelompok tani membawakan lakon Dewi Songgo Langit. Cerita tentang Dewi Songgolangit yang mengadakan sayembara. Dia akan bersedia menikah jika permintaan Turonggo Seto dipenuhi. Turonggo Seto sebuah tarian yang melambangkan kuda, dibawakan oleh 17 penari laki-laki, terdiri dari satu panglima dan 16 prajurit. Tarian ini di wil...
SERPIHAN CERMIN RETAK 12 Tung Widut “Diri kamu hanya seharga dua puluh lima juta. Oh betapa rendah,” kata pak Carlos dengan wajah sinis. “Bapak boleh menghina saya apa saja, tapi dua puluh lima juta sangat berharga bagi nyawa mama saya.” Kini keduanya terdiam sangat lama. Keduanya mengembara dala pikiran masing-masing. Yuandra mulai melangkahkan kakinya menuju mobil. Di hempaskan pintu mobil keras-keras sampai mendentum. Sepanjang perjalanan pulang tak ada pembicaraan. Mobil berjalan seiring gemuruh di dada masing-masing. Yuandra melihat ke depan dengan pandangan kosong. Sedangkan Pak Carlos sesekali melirik ke arah Yuandra. Tak tahu apa yang dipikirkan tentang gadis cantik yang ada di sebelahnya itu. Setelah sampai di tempat parkir Yuandra membuka pintu. Dia berjalan menuju pintu masuk rumah sakit. Terpaksa Pak Carlos berlarian mengejar agar dia tak ketinggalan arah. Sesampai di sebuah...
SERPIHAN CERMIN RETAK 1 Tung Widut "Maaf, saya harus segera pergi. Mau kerja," kata Yuandra. Dia sibak selimut tebal yang yang berbau harum bermotif harimau. "Oh....." Katanya lirih. Dia merasakan sakit yang amat sangat di bawah perutnya. Perih seperti terluka silet. Dia berusaha tak peduli. Harus segera pergi. Sejam lagi harus kerja. Tangan kanannya meraih satu persatu baju yang ia tanggalkan tadi. Dilekatkan kembali pada tubuhnya. Belum juga sempurna memakai baju, dia tertatih berjalan menuju pintu kamar mandi. Diambang pintu berhenti sejenak. Membungkukan badan meringgis menahan perih. Suara pintu tertutup lirih. Menenggelamkan tubuh mungilya m...
Komentar
Posting Komentar